SMK GULA RAJAWALI MADIUN

BERITA

Standard Operating Procedure (SOP) GIS Operator Perkebunan: Hasil Kolaborasi SMK Gula Rajawali & PT PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Madiun

Standard Operating Procedure (SOP) GIS Operator Perkebunan: Hasil Kolaborasi SMK Gula Rajawali & PT PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Madiun

05 Aug 2026   6

MADIUN – Menjawab tantangan modernisasi industri gula, SMK Gula Rajawali Madiun bersinergi dengan PT PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Madiun menyusun SOP Pembelajaran Berbasis Projek (Project-Based Learning) untuk calon GIS Operator bidang perkebunan tebu.. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Ruang Pertemuan SMK Gula Rajawali Madiun.

SOP ini disusun sebagai acuan kerja akademis sekaligus praktis bagi peserta didik untuk memahami dan menguasai tata kelola data spasial secara end-to-end sesuai kebutuhan manajemen perkebunan modern.

Alur Kerja (Workflow) Data Spasial Perkebunan

Alur kerja pengelolaan data spasial perkebunan tebu mengadopsi standar operasional unit pemetaan PT PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Madiun. Proses ini terbagi menjadi empat tahap utama :

  1. Identifikasi dan Perencanaan Spasial: Menentukan batas petak/blok tebu, pola tanam, varietas, serta estimasi luas areal berdasarkan peta kerja wilayah Rayon/Kategori HGU maupun KSO.
  2. Akuisisi Data Lapangan: Pengambilan koordinat batas lahan, tutupan vegetasi, dan infrasruktur perkebunan menggunakan Drone/UAV, GPS Handheld, atau RTK GNSS.
  3. Pengolahan dan Pengeditan Data (Deskwork): Proses pengolahan foto udara, georeferencing, digitasi batas petak, pengisian atribut (luas, tanggal tanam, varietas, estimasi hasil panen), hingga validasi topologi.
  4. Kartografi dan Penyajian: Penyusunan tata letak (layout) peta operasional untuk analisis monitoring pertumbuhan, penyemprotan, hingga manajemen tebang-angkut.

 

SOP (Standard Operating Procedure) Teknis Pengolahan Peta

  1. Akuisisi Data Lapangan: Peralatan (Drone/GPS) wajib dikalibrasi. Pengambilan koordinat menggunakan acuan titik kontrol (Ground Control Point) pada objek permanen di perkebunan.
  2. Georeferencing (Rektifikasi Foto Air/Satelit): Menggunakan sistem koordinat standar industri perkebunan Jawa Timur: UTM WGS 84 Zone 49S. Batas nilai toleransi kesalahan posisi (RMSE) wajib di bawah 1 meter.
  3. Digitasi & Editing Topologi: Pembuatan layer poligon untuk petak lahan tebu. Atribut wajib diisi mencakup: ID Petak, Rayon, Varietas Tebu, Masa Tanam, dan Estimasi Hasil Panen. Dilarang ada garis petak yang tumpang tindih (overlap) atau berlubang (gaps).
  4. Layout Peta Kartografi: Peta yang dicetak wajib memiliki komponen resmi: Judul Peta, Arah Panah Utara, Skala, Legenda Warna Varietas, Grid UTM, Inset Map, serta Kolom Pengesahan resmi dari SMK Gula Rajawali & PT PG Rajawali I.

Dengan SOP terstruktur ini, lulusan SMK Gula Rajawali siap diterjunkan langsung sebagai GIS Operator handal yang memahami standar kerja nyata di PT PG Rajawali I Unit PG Rejo Agung Baru Madiun.dan dalam forum ini juga terjadi diskusi melalui tanya-jawab yang sangat menarik

Leave a Comment

Pencarian
Kontak
Alamat :

Jalan Yos Sudarso No.62-64 Kota Madiun Komplek PG. Rejo Agung Baru

Telepon :

0351461943 - 08113500421

Fax :

(0351) 461943

Email :

smk.gularajawali@gmail.com

Website :

www.smkgularajawali.sch.id

Media Sosial
PPDB
Kalender

Agustus 2026

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31
Profil