Dorong Transparansi dan Kualitas Vokasi: Program Bantuan Pemerintah Pembelajaran Berbasis Projek Capai Progres 80 Persen
Madiun-Langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi terus bergulir. Pada Jumat (11/9/2026), sekolah kembali menjadi tuan rumah dalam agenda Pendampingan dan Pemantauan Bantuan Pemerintah Program Pembelajaran Berbasis Projek (Project-Based Learning/PjBL). Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk mengukur efektivitas, transparansi, serta akuntabilitas realisasi bantuan yang diterima.

Acara dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Kepala Sekolah, Nurhadi Kurniawan, S.Si. Dalam arahannya, beliau menegaskan komitmen penuh pihak sekolah untuk mengoptimalkan setiap dukungan pemerintah demi mencetak lulusan yang terampil, berdaya saing, dan berkarakter. "Bantuan program PjBL ini bukan sekadar dukungan finansial atau fisik semata, melainkan pijakan utama bagi kami dalam menghadirkan ekosistem belajar yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini," tegas Nurhadi Kurniawan
Sesi dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari Ketua Pelaksana Program, Puspitaweny H., S.P. Di hadapan tim pemantau, Puspitaweny menyampaikan laporan komprehensif yang menunjukkan bahwa tingkat ketercapaian program saat ini telah menyentuh angka 80 persen. Capaian signifikan ini dibuktikan secara transparan melalui kelengkapan dokumen administrasi, portofolio hasil karya projek siswa, hingga laporan pertanggungjawaban keuangan yang tertata rapi dan akuntabel sesuai kriteria petunjuk teknis.
Memasuki tahap peninjauan, Staf Direktur SMK bagian PPSDM Vokasi, Mahmuda Maria Ulfa, terlebih dahulu memberikan pemaparan materi mendalam terkait regulasi dan tata tertib pelaksanaan bantuan tersebut. Pengarahan ini penting dilakukan guna memastikan seluruh tahapan kegiatan maupun pelaporan keuangan tetap mengacu pada koridor aturan yang berlaku.


Usai pemaparan regulasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan dan verifikasi berkas dokumen laporan secara langsung. Pada momen peninjauan laporan ini, Tim dari PPSDM Vokasi melakukan pengisian instrumen peninjauan dan evaluasi secara digital melalui aplikasi Takola (Tata Kelola SMK) guna menjamin validitas, transparansi, serta akuntabilitas data pelaporan secara real-time.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan agenda penutup bertajuk Ulas SMK. Pada sesi ini, Mahmuda Maria Ulfa bersama jajaran manajemen sekolah mengelilingi kawasan lingkungan sekolah hingga fasilitas asrama siswa. Rombongan menyaksikan langsung bagaimana sarana dan prasarana hasil bantuan PjBL difungsikan secara aktif oleh para siswa dalam kegiatan belajar sehari-hari, sekaligus memastikan kelayakan dan kenyamanan sarana penunjang di area asrama


Melalui pendampingan ini, sekolah tidak hanya membuktikan akuntabilitas tata kelola bantuan pemerintah, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang siap mencetak generasi unggul berbasis projek nyata